Berawal dari Pelayanan di Pecinan

Sejarah Pendirian Paroki Hati Yesus Yang Maha Kudus, Veteran, Banjarmasin

Ketika Paroki Kelayan didirikan sebagai paroki kedua setelah Paroki Katedral, Sungai Martapura menjadi batas wilayah kedua paroki tersebut. Saat itu Distrik Pecinan (daerah sepanjang jalan Veteran),  menjadi bagian pelayanan dari para pastor Paroki Kelayan.

Pada tahun 1956, Pastor Antonius Hubertus Gielens, MSF  yang sebelumnya berkarya di Kalimantan Timur pindah ke paroki Kelayan sebagai pastor pembantu. Pastor yang berusia 53 tahun ini memilih distrik Pecinan sebagai tempat berkarya. Ia pandai bergaul dengan kaum lanjut usia dan mengantar mereka kepada Kristus.

Pada tanggal 23 Februari 1959, Pastor Gielens membeli sebidang tanah yang cukup luas milik Bapak Tan di Jl. Veteran. Beberapa tahun kemudian, di atas tanah ini dibangun gereja dan pastoran. Gereja ini kemudian diberkati oleh Mgr. Demarteau, MSF pada tanggal 22 April 1965. Pastor Gielens, MSF diangkat menjadi pastor paroki pertama. Pada hari itu Paroki Hati Yesus Yang Mahakudus berdiri dan merupakan pemekaran dari Paroki Kelayan. Batas kedua paroki adalah Jl. Ulin (sekarang: Jl. A. Yani); sebelah Selatan jalan masuk Paroki Kelayan; sebelah Utara masuk Paroki Veteran.

Saat Pastor Gielens pulang ke Belanda pada tahun 1968, di Pecinan terdapat 300 orang Katolik.

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *