Berawal dari Stasi

katedral pertama di banjarmasinSejarah Pendirian Paroki Keluarga Kudus, Katedral, Banjarmasin

Sesudah tahun 1926, sekurang-kurangnya dua kali dalam setahun seorang pastor dari Laham (Pedalaman Kaltim) mengadakan turne ke Banjarmasin.

Pada tahun 1929 P. Kouwenhouven MSF (Prokurator Misi) mengunjungi Banjarmasin dan berjanji untuk menempatkan seorang imam MSF bagi kelompok kecil orang Katolik di Banjarmasin. Tanggal 30 Desember 1929, sebuah rumah di Boomstraat 4 (sekarang Lambung Mangkurat 4) dibeli dengan harga Fl. 15.000. Rumah itu kemudian disewa oleh  satu keluarga.

Pada bulan Februari 1931 Wakil Vikaris Apostolik  Pontianak mengunjungi Banjarmasin dan membicarakan beberapa hal, termasuk menyetujui renovasi rumah yang sudah dibeli di Boomstraat 4. Tanggal 5 Mei 1931, P. Pierre Vossen, MSF yang sudah berada di Banjarmasin sejak Bulan Oktober 1930, dilantik menjadi pemimpin stasi Banjarmasin. Kurang lebih sebulan kemudian, tepatnya tanggal 28 Juni 1931, bagian kiri dari rumah di Boomstraat yang sudah direnovasi diberkati sebagai gereja oleh Pater Pierre Vossen MSF. Tanggal itu dianggap sebagai tanggal pendirian Paroki Keluarga Kudus Katedral.

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *