Memancarkan kasih Allah di Kalimantan Selatan

Katekese IV Visi Keuskupan Banjarmasin

  1. Keprihatinan yang ada:

Bapak ibu dan saudara-saudari yang terkasih, saat kita berbicara mengenai ajaran cinta kasih, ada bahaya bahwa kita hanya dapat membicarakannya dan kita tidak dapat mewujudkannya dalam tindakan konkrit. Cinta kasih merupakan ajaran Yesus Kristus sendiri dan ini menjadi ciri khas ajaran Gereja katolik. Cita-cita kita adalah ingin memancarkan Kasih Allah di Kalimantan Selatan. Artinya kita ingin bergerak keluar, kita ingin membagikan kasih Allah itu kepada orang lain. Syarat utama untuk bisa melaksanakan hal itu adalah kita sudah memilikinya dan kehidupan kita sudah mencerminkan kasih Allah itu sendiri. Kita sadari bahwa hal ini seringkali masih jauh dari harapan

2. Gereja yang memancarkan Kasih Allah di Kalimantan Selatan

Bapak ibu dan saudara-saudari yang terkasih dalam Kristus, melalui Arah Dasar Keuskupan, kita ingin mewujudkan Gereja yang kontekstual, berdialog, inklusif dan transformatif. Harapannya, bentuk Gereja yang seperti itu dapat menjadi jalan agar kehadiran Gereja Katolik di Kalimantan Selatan juga memberi sumbangan yang positif dan berarti. Gereja Katolik tidak ingin hidup dan berkarya untuk dirinya sendiri, tetapi juga untuk masyarakat di mana Gereja Katolik itu berada.

Keuskupan Banjarmasin ingin memancarkan Kasih Allah di Kalimantan Selatan karena Kasih Allah itulah yang menyelamatkan umatNya. Umat Katolik merasakan betapa Allah sangat mencintai umatNya dan berkeinginan untuk menyelamatkan umatNya. Kasih itu pula yang ingin dibagikan kepada orang-orang lain di sekitarnya. Keuskupan Banjarmasin terdorong dan terpanggil untuk memancarkan kasih Allah itu kepada orang lain agar orang lain juga bisa mendapatkan kasih Allah itu.

Santo Yohanes menegaskan bahwa “Allah adalah Kasih” (1 Yoh 4:16) maka kehadiran Allah akan menjadi semakin nampak nyata ketika budaya cinta kasih yang dikembangkan dan dihidupi oleh umatNya. Kita belajar dari Allah sendiri bagaimana harus hidup dalam Kasih karena Allah-lah yang lebih dahulu mengasihi kita (1 Yoh 4:19) lewat Yesus Kristus Putra-Nya. Yesus hadir ke dunia supaya setiap orang mempunyai hidup dan mempunyainya dalam segala kelimpahannya (Yoh 10:10) dan bagi yang percaya kepada-Nya beroleh hidup yang kekal (bdk Yoh 3:16).

Anugerah hidup kekal inilah yang ingin dibagikan kepada masyarakat di Kalimantan Selatan. Tugas perutusan ini bukan hanya diberikan kepada sebagian kecil dari anggota Gereja Katolik di Kalimantan Selatan. Tugas ini merupakan panggilan bagi semua warga Gereja Katolik. Sebelum kita bisa membagikan Kasih Allah itu kepada orang lain, hendaknya kita sendiri sudah mewujudkannya dalam kehidupan komunitas umat beriman dan dalam kehidupan setiap pribadi orang beriman.

3. Tindakan Konkret: Mari mewujudkan budaya untuk saling mengasihi dalam hidup bersama

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *