Inkorporasi Imam yang Baru Berkarya di Keuskupan Banjarmasin

Belajar, Sharing, dan Rekreasi Bersama

Inkorporasi adalah suatu usaha untuk membuat pihak-pihak atau komponen yang ada di Keuskupan Banjarmasin ini menjadi satu dengan tubuh dalam tugas perutusan dan tugas pelayanan Gereja lokal.

Keuskupan Banjarmasin untuk pertama kalinya mengadakan Inkorporasi bagi para imam yang baru berkarya di Banjarmasin. Ada 14 orang imam yang berasal dari paroki-paroki di Keuskupan Banjarmasin berpartisipasi dalam kegiatan inkorporasi ini. Kegiatan yang diadakan pada 26-28 April di Pusat Pastoral Wisma Ventimiglia tersebut bertujuan agar agar para imam yang baru berkarya di Keuskupan Banjarmasin mendalami Arah Dasar (Ardas) Keuskupan Banjarmasin. Dengan mendalami Ardas, diharapkan agar para imam yang baru berkarya di Keuskupan Banjarmasin dapat menentukan arah dalam pelayanan mereka di paroki masing-masing searah dengan Ardas Keuskupan Banjarmasin. Selain itu kegiatan ini juga bertujuan untuk mempererat tali persaudaraan diantara mereka, karena itu tidak hanya diisi dengan pemberian materi, tetapi juga ada kegiatan olahraga bulutangkis di Aula Sasana Sehati Katedral serta rekreasi ke Pasar Terapung Lok Baintan.
Selain mendapatkan materi tentang Arah Dasar Keuskupan Banjarmasin, para peserta juga mendapatkan pembekalan dalam mengelola paroki melalui materi tata pengelolaan administrasi dan keuangan paroki. Materi-materi tersebut diberikan oleh RD. Antonius B. Doso Susanto, RD. Simon Edi Kabul TS, RD. Ignatius Supardi serta Mgr. Petrus Boddeng Timang. Para peserta juga diajak untuk sharing pengalaman suka duka melayani hingga kendala-kendala yang mereka hadapi selama bekerja di paroki masing-masing. Pada kesempatan tersebut, mereka juga menyampaikan harapan-harapan mereka kepada Keuskupan Banjarmasin.
Pada umumnya para peserta menanggapi kegiatan inkorporasi ini dengan positif. Dalam sharingnya, mereka mengatakan kalau inkorporasi tersebut sangat bermanfaat dan materi-materi yang diberikan sangat membantu mereka. Uskup Keuskupan Banjarmasin, Mgr. Petrus Boddeng Timang yang hadir dalam sesi sharing menyampaikan keinginannya agar para imam di setiap paroki dapat mendukung umat yang terpanggil menjadi imam, biarawan dan biarawati. Karena panggilan umat itu berawal dari dukungan parokinya sendiri. (Anastasiya Sidik)

Rekreasi Pasar Terapung

Rekreasi Pasar Terapung

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *