Pererat Silaturahmi di Hari Nan Fitri

LIPUTAN SEPUTAR SILATURAHMI IDUL FITRI 1439H KEUSKUPAN BANJARMASIN

Silaturahmi Idul Fitri 1439H kepada Gubernur Kalimantan Selatan

Tahun ini, Keuskupan Banjarmasin kembali melakukan silaturahmi Idul Fitri 1439 H kepada sejumlah pejabat daerah dan pimpinan tokoh agama dan masyarakat Kalimantan Selatan. Pada perayaan Lebaran hari pertama, Jumat, 15 Juni 2018, rombongan Keuskupan Banjarmasin berangkat sekitar pukul 09.15 WITA dari halaman Gereja Katedral Keluarga Kudus Banjarmasin.

Rombongan Keuskupan Banjarmasin tersebut terdiri dari Uskup Keuskupan Banjarmasin didampingi RP. Krispinus Cosmas Boli Tukan, MSF, RD. Ignatius Allparis Freanggono, RD. Simon Edy Kabul Teguh Santoso, RD. Antonius Bambang Doso Susanto, RD. Ignatius Supardi Prihatin Saputro, RP. Albert Jamlean, MSC, beberapa imam lain dan suster serta sejumlah awam.

Dari sekian perjumpaan yang berlangsung di antara Mgr. Petrus Timang dan para pejabat, maupun tokoh agama dan masyarakat yang dikunjungi, Uskup Keuskupan Banjarmasin selalu menyempatkan diri berfoto bersama seraya melakukan “salam komando” sebagai simbol kesatuan hati dan kesamaan tekad untuk mewujudkan Kalimantan Selatan yang aman dan damai.

Berikut kegiatan rombongan Keuskupan Banjarmasin dalam silaturahmi Idul Fitri 1439H yang berhasil dihimpun oleh kontributor Ventimiglia:

Gedung Mahligai Pancasila yang terletak di pusat kota Banjarmasin menjadi lokasi pertama yang dikunjungi. Di sini rombongan bersilaturahmi sekaligus mengucapkan selamat hari raya Idul Fitri kepada Gubernur Kalimantan Selatan H. Sahbirin Noor beserta istri dan sejumlah pejabat di lingkungan Pemerintahan Provinsi Kalimantan Selatan. Ramah tamah dalam suasana penuh kekeluargaan nampak melalui tatap muka tersebut.

Dari Gedung Mahligai Pancasila, rombongan menuju ke kediaman Kapolda Kalimantan Selatan Brigjen Pol. Rachmat Mulyana. Usai bersilaturahmi dengan Kapolda Kalsel dan jajarannya, rombongan selanjutnya menuju kawasan perkantoran Walikota Banjarmasin. Mgr. Petrus Boddeng Timang disambut hangat oleh Wakil Walikota Banjarmasin Hermansyah.

Silaturahmi Idul Fitri 1439H kepada Wlikota Banjarmasin

Kemudian rombongan bergerak ke Jalan Jafri Zam Zam untuk menghadiri open house Idul Fitri yang diadakan oleh Pemimpin Umum Banjarmasin Post H.G. Pangeran Rusdi Effendi A.R. Perbincangan penuh keakraban pun berlangsung sambil menikmati makanan khas Lebaran yang tersaji.

Setelah itu rombongan bersilaturahmi dengan Danrem 101/Antasari Kol. Inf. Yudianto Putrajaya. Dalam kesempatan istimewa ini Kol. Inf. Yudianto bersama beberapa stafnya menghibur semua tamu yang hadir dengan beberapa buah lagu, diantaranya berjudul, “Semua Karena Cinta” yang pernah dibawakan oleh Delon. Sebelum berpamitan, Mgr. Petrus Timang didampingi oleh Rm. Allparis Freanggono, Pr dan beberapa suster mempersembahkan sebuah lagu rohani sarat makna, “Hidup ini Adalah Kesempatan” yang sedang populer akhir-akhir ini.

Seusai salat Jumat, rombongan Keuskupan Banjarmasin kembali melanjutkan kegiatan halal bihalal ke kediaman Ketua PBNU Provinsi Kalimantan Selatan Drs. H. Abdul Haris Makkie, M.Si. Setelah berbincang selama beberapa saat lamanya, rombongan meluncur ke kota Banjarbaru untuk bersilaturahmi dengan mantan Gubernur Kalimantan Selatan H. Rudy Ariffin. Setibanya di lokasi, Mgr. Petrus Timang dan rombongan langsung disambut hangat oleh Rudy Ariffin dan keluarga besarnya. Teras belakang rumah nan hijau dan asri menjadi saksi bisu perbincangan akrab yang terjalin di antara mereka.

Keesokan harinya, Sabtu, 16 Juni 2018, rombongan Uskup Keuskupan Banjarmasin bertandang ke kediaman Walikota Banjarmasin Ibnu Sina yang berada di kawasan Dharma Praja Banjarmasin. Dari sini rombongan kemudian menuju rumah Ketua Pimpinan Wilayah (PW) Muhammadiyah Provinsi Kalimantan Selatan Drs. H. Tadjuddin Noor, SH, MH yang berlokasi di jalan Kendedes Banjarmasin.

Dari sekian perjumpaan yang berlangsung diantara Mgr. Petrus Timang dan para pejabat, maupun tokoh agama dan masyarakat yang dikunjungi, Uskup Keuskupan Banjarmasin selalu menyempatkan diri berfoto bersama seraya melakukan “salam komando” sebagai simbol kesatuan hati dan kesamaan tekad untuk mewujudkan Kalimantan Selatan yang aman dan damai. (Dionisius Agus Puguh Santosa)

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *